Salah Satu Manfaat Berhijrah
DENGAN BERHIJRAH REZEKIMU PUN AKAN MENGALIR DERAS
(Alhabib Quraisy Baharun)
Jadikan momentum tahun baru ini untuk berhijrah ke jalan Allah.
Jangan takut berhijrah, meskipun banyak yang akan mencemooh bahkan menghinamu. Misal Yang tadinya aurat masih terbuka kini tertutup dan berhijab, barangkali kemarin masih berbuat maksiat sekarang jadi lebih baik karena berkumpul dengan orang-orang sholeh. Jangan pula takut rezekimu sempit karena berhijrah.
Saudaraku,
Allah Azza wa Jalla menjadikan hijrah di jalan Allah sebagai kunci di antara kunci-kunci rizki.
bahwa berhijrah di jalan Allah termasuk kunci rizki adalah firman Allah.
وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak” [An-Nisaa/4 : 100]
Dalam ayat yang mulia ini, Allah menjanjikan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapati dua hal : Pertama (مُرَاغَمًا ), Kedua (سَعَةً).
Yang dimaksud مُرَاغَمًا sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Razi adalah, barangsiapa berhijrah di jalan Allah ke negeri lain, niscaya akan mendapat di negerinya yang baru itu kabaikan dan kenikmatan yang menjadi sebab kehinaan dan kekecewaan para musuhnya yang berada di negeri asalnya. Sebab orang yang memisahkan diri dan pergi ke negeri asing, sehingga mendapatkan ketentraman di sana, lalu berita itu sampai kepada negeri asalnya, niscya penduduk asli negeri itu akan malu atas buruknya mu’amalah (perlakuan) yang mereka berikan, sehinga dengan demikian mereka merasa hina.
Sedangkan yang dimaksud, سَعَةً (keluasan), yaitu keluasan rizki. Inilah yang dikatakan oleh Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhu dalam menafsirkan ayat ini. Juga dikatakan oleh Ar-Rabi’, dan mayoritas ulama [6]
Qatadah berkata : “Maknanya, keluasan dari kesesatan kepada petunjuk dan dari kemiskinan kepada banyaknya kekayaan”
Pendapat mana saja yang kita ambil dari beberapa pendapat di atas, yang jelas semuanya menunjukkan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapatkan janji dari Allah merupakan keluasan rizki, baik dengan ungkapan langsung maupun secara tidak langsung.
Dan sungguh janji Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Menentukan adalah suatu janji yang haq serta tidak pernah luput. Dan siapakah yang lebih menetapi janjinya daripada Allah ?
Apakah anda masih takut berhijrah ke jalan Allah ?
____________
SILAHKAN SHARE / LIKE FANPAGE Alhabib Quraisy Baharun UNTUK TERUS MENDAPATKAN ILMU YANG JELAS SANADNYA.
(Alhabib Quraisy Baharun)

Jadikan momentum tahun baru ini untuk berhijrah ke jalan Allah.
Jangan takut berhijrah, meskipun banyak yang akan mencemooh bahkan menghinamu. Misal Yang tadinya aurat masih terbuka kini tertutup dan berhijab, barangkali kemarin masih berbuat maksiat sekarang jadi lebih baik karena berkumpul dengan orang-orang sholeh. Jangan pula takut rezekimu sempit karena berhijrah.
Saudaraku,
Allah Azza wa Jalla menjadikan hijrah di jalan Allah sebagai kunci di antara kunci-kunci rizki.
bahwa berhijrah di jalan Allah termasuk kunci rizki adalah firman Allah.
وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak” [An-Nisaa/4 : 100]
Dalam ayat yang mulia ini, Allah menjanjikan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapati dua hal : Pertama (مُرَاغَمًا ), Kedua (سَعَةً).
Yang dimaksud مُرَاغَمًا sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Razi adalah, barangsiapa berhijrah di jalan Allah ke negeri lain, niscaya akan mendapat di negerinya yang baru itu kabaikan dan kenikmatan yang menjadi sebab kehinaan dan kekecewaan para musuhnya yang berada di negeri asalnya. Sebab orang yang memisahkan diri dan pergi ke negeri asing, sehingga mendapatkan ketentraman di sana, lalu berita itu sampai kepada negeri asalnya, niscya penduduk asli negeri itu akan malu atas buruknya mu’amalah (perlakuan) yang mereka berikan, sehinga dengan demikian mereka merasa hina.
Sedangkan yang dimaksud, سَعَةً (keluasan), yaitu keluasan rizki. Inilah yang dikatakan oleh Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhu dalam menafsirkan ayat ini. Juga dikatakan oleh Ar-Rabi’, dan mayoritas ulama [6]
Qatadah berkata : “Maknanya, keluasan dari kesesatan kepada petunjuk dan dari kemiskinan kepada banyaknya kekayaan”
Pendapat mana saja yang kita ambil dari beberapa pendapat di atas, yang jelas semuanya menunjukkan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapatkan janji dari Allah merupakan keluasan rizki, baik dengan ungkapan langsung maupun secara tidak langsung.
Dan sungguh janji Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Menentukan adalah suatu janji yang haq serta tidak pernah luput. Dan siapakah yang lebih menetapi janjinya daripada Allah ?
Apakah anda masih takut berhijrah ke jalan Allah ?
____________
SILAHKAN SHARE / LIKE FANPAGE Alhabib Quraisy Baharun UNTUK TERUS MENDAPATKAN ILMU YANG JELAS SANADNYA.
Komentar
Posting Komentar